Showing posts with label Education. Show all posts
Showing posts with label Education. Show all posts

Standar – standar Internasional tentang telekomunikasi.

Standar – standar Internasional tentang telekomunikasi.
1. ISO ( International Standard Organization)
· ISO/IEC 2022:1994
teknologi informasi, struktur code karakter dan teknik penyambungan
· ISO 2110:1989
teknologi informasi, komunikasi data. Sambungan antarmuka 25 kutub DTE/DCE dan penandatanganan kontrak.

Rangkaian Power Supply

Tujuan :
- Membuktikan bahwa besar tegangan output selalu dipengaruhi oleh VBE transistor dan dioda zener.
- Mengetahui pengaruh penambahan dioda biasa pada rangkaian power supply.

ANALISIS RANGKAIAN DAN PENJELASAN

1. Transformator step down:
Berfungsi untuk menurunkan tegangan,tetapi tidak untuk merubah sinyal DC menjadi AC.
Transformator terdiri dari dua bagian yaitu bagian lilitan primer dan skunder, jumlah lilitan pada bagian primer lebih besar dari pada bagian skunder, di dalam transformator terjadi perpindahan tegangan secara radiasi dari bagian primer ke bagian sekunder, sehingga tegangan keluaran menjadi lebih kecil dari tegangan input.


2. Jembatan diode:
Berfungsi mengubah sinyal AC menjadi sinyal DC. Jembatan diode yang digunakan akan menghasilkan sinyal double full wave.
Apakah yang menyebabkan timbulnya gelombang ini, pada saat gelombang sinusoida dalam keadaan naik maka pada diode mengalami kondisi forward sehingga tegangan dapat dilewatkan, tetapi pada saat gelombang sinus turun diode mengalami kondisi reverse sehingga tegangan tidak bisa lewat, keadaan inilah yang menyebabkan tegangan hanya ada pada tegangan positif atau tegangan negative, hasil keluaran dari diode merupakan tegangan DC.

3. Kapasitor:
Berfungsi sebagai filter
Kapasitor berfungasi sebagai filter dalam suatu rangkaian, apakah yang menyebabkan hal ini terjadi ?
Hal ini terjadi karena pada saat gelombang sinus naik komponen kapasitor sedang mengisi, kemudian pada saat gelombang turun diode mengalami kondisi pengosongan, sehingga besar amplitude mengalami penurunan ripple.

4. Dioda Zener:
Berfungsi sebagai regulator.
dioda zener digunakan sebagai regulator dan juga penghalus keluaran tegangan, dioda zener akan bekerja pada kondisi reverse, jika di pasang pada keadaan forward dioda zener akan menjadi dioda seperti biasanya, cara kerja dioda zener yaitu dengan memberi pembatasan, seperti kita ambil contoh dioda zener yang bernilai 4.1 volt, jika di beri tegangan di bawah 4.1 volt akan dilewatkan langsung, tetapi jika dilewati tegangan lebih dari 4,1 volt maka tegangan yang dilewatkan akan tetap 4.1 volt, sedangkan sisa tegangannya di simpan pada RZ.

5. Transistor:
Berfungsi sebagai penguat arus.
Pada transistor terjadi penguatan arus (gain), keluaran arus jika tidak memakai transistor hanya sedikit, dengan adanya transistor dapat menambah arus pada keluaran.


6. Output tegangan:
Sebagai keluaran yang terdiri dari tiga outputan yaitu tegangan positif, tegangan negative dan ground. Perhatikan saat memasangakan tegangan antara tegangan negatif dengan positif jika mengambil sumber dengan mencolokkan ke colokan positif dan negative maka akan mendapatkan tegangan 2 kalinya bukan sesuai keinginannya, karena itu jika kita ingin menginginkan tegangan yang sesuai maka hubungkan tegangan ground dan tegangan positif atau dengan tegangan negative.

PAM (Pulse Amplitude Modulation)

SISTEM KOMUNIKASI DIGITAL
PAM (Pulse Amplitude Modulation)

TUJUAN
1. Mengerti prinsip modulasi PAM
2. Mampu mendeskripsikan fungsi dari PAM
3. Mengetahui aplikasi dari modulasi PAM

ALAT dan BAHAN
• Modulator PAM : 1 buah
• Demodulator PAM : 1 buah
• Generator Fungsi : 1 buah
• Power supply ± 15 V, 2A : 1 buah
• Osiloskop dual trace : 1 buah
• Test probe 10 : 1/1,switchable : 1 buah
• Frekuensi counter : 1 buah
• Probe Adapter,4 mm : 1 buah
• Banana to banana : 4 buah
• BNC to banana : 2 buah
• Jumper : secukupnya

TEORI DASAR
Untuk memaksimalkan penggunaan saluran transmisi, percobaan dibuat untuk memasukkan sebanyak mungkin sumber signal pada satu channel. Sebagai tambahan untuk frekuensi multiplex, time multiplex juga diikutkan. PAM dibutuhkan untuk system time-multiplex. Dari teorema sampling Shannon, ini tidak dibutuhkan untuk mengirim sinyal yang utuh. Ini cukup untuk mengambil sample dari sinyal, dimana frekuensi sample, fP, minimal dua kali dari sinyal frekuensi tertinggi untuk transmisi.
Rentetan pulsa secara periodic adalah amplitude-termodulasi oleh frekuensi signal. Modulasi dibuat oleh element Sampling, yang mana membolehkan sinyal untuk melewati output untuk waktu dari masing-masing pulsa. Terpisah dari signal, sample ini menghasilkan spectrum frekuensi yang lebar.

PROSEDUR PERCOBAAN
1. Set generator fungsi dengan sinyal sinus, 200Hz, dan amplitude 2Vpp. Kemudian set time base pada osciloskop 0,5ms/div. pada input Volt/div= 0,5V/div serta pada output Volt/div=1Volt/div. atur frekuensi clock generator pada PAM sebesar 2kHz sampai diperoleh tampilan yang stationer.
2. Gambar hasil output pada lembar kerja 1.
3. beri komentar tentang gambar tersebut.
5. Set osciloskop :
a. Input signal = 0,5V/div
b. Output signal = 2V/div
c. Time base = 0,5ms/div
6. set PAM modulator :
a. Clock frekuensi = 8kHz
b. Pulse width = 50µs
7. Gambar hasil output pada lebar kerja 2
8. beri komentar tentang gambar tersebut.
9. Ubahlah pulse width dan amati apa yang terjadi pada output sinyal.

Struktur Program C++

Perhatikan ilustrasi stuktur program C++ di bawah:
 //Program 1.1
 //tampil1.cc(nama program)
 //Program ini mendisplaykan ‘Mari Belajar C++’
 #include
 void main()
 {
        cout<<"Mari Belajar C++"; // berita yang dimunculkan ‘Mari Belajar C++’  } Program ini akan menampilkan tulisan ’Mari Belajar C++’ di layar monitor.

Komponen program C++ :
- Comments
Comments digunakan mempermudah pemahaman dari statemen program, ini tidak dieksekusi oleh program. Symbol yang digunkan untuk comment adalah // .

 //Program 1.1
 //hello.cc(program name)
 //This program displays the message 'Hello World'

- Baris comment.
Jika banyak baris yang digunakan untuk comment maka symbol yang digunakan adalah /* dan */
- #include Directive

 #include directive adalah instruksi kompiler untuk memasukkan file yang diapit oleh tanda <>, ke dalam surce file program.
Contoh : #include

- Function
 Sebuah fungsi didefinisikan dengan sebuah nama dan diimplementasikan dalam sebuah function body, contohnya adalah : main()

- Penggunaan output cout

 Perintah,  cout<<"Mari Belajar C++"; Menyebabkan tulisan diantara tanda petik akan dicetak dilayar.

Dasar Type Data

Landasan Tipe data adalah pada level rendah, dimana berarti bahwa tipe data digunakan untuk menyatakan keberadaan data pada memori.
Tipe data umum yang ada pada C++ adalah:

Data Types No. of Bytes Used for representing
char 1 characters and strings
int 4 integers
float 4 floating point numbers

Variabel pada C++

Variabel adalah merupakan dasar dari beberapa bahasa program. Suatu nilai dapat ditugaskan pada variabel, yang mana dapat dimasukkan pada saat program dieksekusi. Nilai yang ditugaskan pada sebuah variabel diletakkan dalam memori. Variabel dapat dideklarasikan menggunakan keyword int, char, dan float.


Variabel Integer

Variabel integer dapat digunakan untk menyatakan sebuah nilai angka. Ikuti contoh program berikut:

//Program 1.2
/*program ini mendemontrasikan penggunaan variabel integer dan penggunaan
multiple line comment */
#include
void main()
{
int iVar1; //mendefinisikan variabel integer iVar
int iVar2 = 10, iVar3; //mendefinisikan variabel integer iVar2 dan menugaskan nilai 10
// dan juga mendefinisikan variable iVar3
iVar1 = 5;
iVar3 = 6;
cout<<"nilai dari adalah iVar1 : "<<<<" nilai dari adalah iVar2 : "<<<<" nilai dari adalah variables Character digunakan untuk menyatakan nilai konstanta character seperti 'A', 'm', dan seterusnya. Konstanta Character hanya mampu berisi single Character Contoh penggunaan variabel character: //Program 1.3 //Program ini mendemontrasikan penggunaan variabel character #include void main() { char cVar1; //definisi sebuah variabel character cVar1 char cVar2 = 'A'; /* definisi sebuah variabel character dan menugaskan sebuah kontanta character*/ cVar = 'B'; cout<<"Value of cVar1 is "<< cout=""><<"Value of cVar2 is "<<>